Senin, 25 Agustus 2008

U K D I

Kenapa harus ada UKDI ?? Berdasar sumber yang di dapat....
Sebagaimana diamanatkan oleh UU No. 29 Tahun 2004 tentang praktik Kedokteran, setiap dokter harus melampirkan sertifikat kompetensi sebagai salah satu syarat untuk mengurus registrasi di Konsil Kedokteran Indonesia (KKI). Kewajiban itu juga harus dipenuhi oleh dokter yang baru lulus dari FK/PSPD yang juga harus melakukan registrasi di KKI. Sertifikat Kompetensi diperoleh melalui uji kompetensi yang diatur oleh Kolegium Ilmu masing-masing. Memahami situasi dan kondisi masa peralihan sebelum pemberlakuan program internship, diperlukan program uji kompetensi pada masa transisi yang tidak memberatkan peserta uji sekaligus tidak menyalahi syarat uji kompetensi yang telah digariskan. Uji kompetensi dapat dilakukan melalui berbagai cara diantaranya ujian tulis, portfolio, OSCE yang memerlukan persiapan khusus untuk melaksanakannya.
Menyadari hal itu, maka Komite Bersama menyepakati bentuk uji kompetensi dalam rangka sertifikasi dokter lulusan baru FK/PSPD sebelum program internship dilakukan melalui ujian tulis. Walaupun bentuk itu belum sempurna dan ideal untuk disebut uji kompetensi, namun dapat diterima sebagai upaya menjembatani tuntutan undang-undang dan kesiapan semua pengandil (stake holder). Tujuan Uji kompetensi Dokter Indonesia adalah untuk memberikan informasi berkenaan kompetensi pengetahuan, keterampilan dan sikap dari para lulusan dokter umum secara komprehensif kepada pemegang kewenangan dalam pemberian sertifikat kompetensi sebagai bagian dari persyaratan registrasi, untuk kemudian seorang dokter dapat mengurus pengajuan surat ijin praktek dokter atau "medical License" Standar Kelulusan mengingat Uji Kompetensi Ini sangat menentukkan bagi karier seorang dokter dan akan dijadikan acuan kompetensi secara nasional, maka proses penentuan standar kelulusan harus dilakukan dengan melibatkan komponen yang dapat mewakili pemegang kebijakan seperti para pendidik dari fakultas kedokteran, dokter yang melakukan praktik, organisasi profesi, depkes atau unsur pemerintah dan masyarakat. Metode yang dipakai adalah PAP atau criterion reference dengan menggunakan panel expert judge, namun kemudian dipilih oleh badan pelaksana dengan kriteria merupakan ahli dibidang kedokteran dan menguasai teknik standar setting dengan memperhatikan keterwakilan stake holder. Untuk memberikan keseimbangan antara standar kompetensi yang bersifat mutlak dan pertimbangan proporsi kelulusan uji kompetensi maka metode yang akan digunakan adalah Hofstee Method. Materi Ujian sesuai dengan tujuan dari uji Kompetensi ini.
Uji Kompetensi Dokter Indonesia 2008 telah memasuki tahun keduanya semenjak pertama kali ditetapkan sebagai perangkat sertifikasi kompetensi dokter Indonesia. Memasuki tahun kedua, uji kompetensi dibagi menjadi 4 gelombang, dengan gelombang I telah dilaksanakan pada 16 Februari. Masing-masing gelombang memiliki prosesi tryout (yang dilaksanakan oleh panitia) dan ujian itu sendiri. Berikut merupakan jadwal pelaksanaan UKDI gelombang III, dan IV.
Gelombang III : Pendaftaran TO -> hingga 5 Juni 2008
Try Out -> 5 Juli (Pengumuman 19 Juli)
Pendaftaran UKDI -> hingga 16 Juli 2008
UKDI -> 16 Agustus 2008
Pengumuman -> 13 September 2008
Gelombang IV : Pendaftaran TO -> hingga 11 September 2008
Try Out -> 11 Oktober (Pengumuman 25 Oktober)
Pendaftaran UKDI -> hingga 15 Oktober 2008
UKDI -> 15 November 2008
Pengumuman -> 13 Desember 2008
Untuk lebih lengkapnya kunjungi www.idioline.org

Jumat, 22 Agustus 2008

Bagaimana Caranya?

Meng – upgrade diri sebenarnya bukan lah yang sulit dilakukan, selama ada kemauan dan rasa percaya diri

Mike blisset, seorang coach confidence memberikan 5 tips sederhana untuk meningkatkan rasa percaya diri anda :

1. Menciptakan misi.

Tentukan tujuan, ketahui siapa diri anda, dan esensi yang terkandung dalam diri anda.

2. Belajar untuk bahagia.

Tertawalah, karena tertawa terbukti membuat jantung sehat.

3. Periksa keyakinan.

Apa keyakinan yang akan mendukung anda dalam perjalanan hidup anda? Anda juga harus memisahkan, keyakinan apa yang membuat anda jadi “mandeg” atau jalan ditempat.

4. Dukung diri anda sendiri.

Singkirkan pikiran – pikiran negatif dan tingkatkan daya berpikir positif anda.

5. Bertindak.

Mulailah melakukan aksi untuk segala tujuan anda, dan lakukan dengan tulus.

Rabu, 26 Maret 2008

............


Hidup tidak hanya sekedar untuk menerima apa yang sudah ada, hidup ini penuh dengan perjuangan untuk bertahan. Untuk hidup sehari – hari kita tidak bisa hanya menungu dan menunggu datang nya suatu keajaiban. Kita harus berjuang sekuat tenaga untuk tercapainya cita – cita, karena sebenarnya hidup ini adalah perjuangan untuk menuju kebahagiaan dunia dan akhirat.

Sangatlah sulit untuk menjadi diri sendiri apabila kita tidak bisa menerima apa yang sudah kita miliki, seandainya kita bisa menghargai apa yang ada pada diri kita masing2, baik itu kelebihan ataupun kekurangan, kita akan menjadi lebih berharga daripada kita mengada2 apa yang sebenarnya tidak ada pada diri kita, mengada2 adalah salah! alhasil kita akan menjadi pembohong sekaligus penipu terhadap diri kita dan itu akan merugikan diri kita sendiri, terimalah apa yang telah kamu punya, jangan terlalu berlebihan untuk menjadi orang lain yang sebenarnya tidak menyamankan dirimu. Hargai dirimu hargai hasil mu dan hargailah setiap yang ada pada dirimu! Dan sesungguhnya itu adalah awal yang baik agar supaya kamu juga dihargai oleh orang lain.

Jaman dahulu orang tua tidak menyuruh anak nya hanya menjadi seseorang yang pintar, tapi juga mengajarkan agar seorang anak itu mempunyai tingkah laku yang baik/attitude yang baik, sepertinya perubahan zaman telah merubah dan telah menghilangkan ajaran2 yang dahulu diterapkan orang tua kepada anaknya, kata2 pepatahpun sekarang sedikit telah dilupakan. Seharusnya seorang anak yang telah disekolahkan dan dianggap pandai dan pintar itu seperti “semakin tua padi, padi berisi dan makin merunduk” yang artinya seseorang yang telah menginjak dewasa dan berpendidikan seharusnya mempunyai ilmu yang ia pelajari dan diterapkan dalam kehidupannya sehari – hari, serta memiliki kesopan santunan menghadapi orang yang lebih tua darinya, seperti cara bicara kepada orang tua. Mengahadapi seseorang yang lebih tua harus lah dibedakan dengan teman sejawat kita, kita harus menghormati orang yang lebih tua dari kita, walau bagaimanapun yang dinamakan orang tua itu identik dengan seseorang yang dituakan = seseorang yang telah banyak pengalaman hidupnya dibandingkan kita yang muda – muda ini. Sebagai contohnya sekarang kebanyakan orang pintar banyak yang menggunakan kepintaran nya untuk menipu, membohongi orang dan menindas yang lemah. Memang tidak semua orang pintar begitu, tapi yang ada sekarang ini kebanyakan begitu lho, haha hm orang pintar menindas orang yang bodoh! Hm apakah tidak ada kemanusiawian lagi di dunia ini?? Sebenarnya tidak ada orang bodoh didunia ini kalau manusia itu sendiri mau belajar apa yang belum ia ketahui dan apa yang belum ia pelajari, dan tentunya diikuti dengan berdo’a dan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Kita kembali kepada manusia itu sendiri kemana akan dibawa dirinya itu.

Sekarang etika dalam masyarakat kita sepertinya sudah hampir bergeser kearah yang kurang baik, dimana seorang anak berbicara kepada orang tua seperti bicara kepada teman sebaya nya, dan itu sangat lah tidak baik, dan menurutku jauh dari budaya Indonesia yang dulu sangat menerapkan kesopan santunan, menghormati dan saling menghargai antar sesama. Baik budaya, adat istiadat dan sejarah itu sangatlah penting menurutku untuk kita jaga dan kita lestarikan, sebab apabila tidak adanya budaya, adat istiadat apa artinya sebuah negara yang tidak memiliki corak kehidupan masyarakatnya.

Senin, 24 Maret 2008

Hmm..


Hmm.... ;(
tadinya dah aku siapin, ternyata flashdish ku kena virus hikss... so hilang semua dah hiksss....
capeeee deh....
hihihi
hm pukul 08.00 WIB kuliah Etika
trus pulangnya maem, udah itu mau kuliah Biokimia, eh malah kesini??
wek... hmm ga jadi deh mau isi blog nya hehehehe (^_^) v




Jumat, 22 Februari 2008

Senin, 28 Januari 2008

Turut Berduka Cita

Inna lillahi wa inna lillahi raaji'un
telah pulang ke rahmatullah seorang anak bangsa bapak pembangunan Indonesia
Jenderal Besar H.M. Suharto.... T_T hiksss...
Semoga beliau diterima di sisi ALLAH SWT amin...
Semoga keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan....

Rabu, 16 Januari 2008

Untitled


Hmmmm.....

Hari ini kenapa ya?? males banget mau kemana2... hiksss padahal pengen banget melangkahkan kaki keluar? apalagi tadi ada janji mau nonton sama dewi en pur, trus diajak juga sama mia en nezz...? hiksss
Tuuuutt tuutt...... dah jam 11. 15 PM nih... dah ga bete lagi sih soalnya aku lagi di warnet sekarang uy, gila dah malem gini aku masih diluar uy hehehe
gpp sekali2 kan kekekeke sekali2 tar ujungnya 2X 3X 4X dan seterusnya nih hehehe
ga lah.... yang tau diri aja lah, dibutuhkan kesadaran yang besar buat itu agar tidak mengulangi sesuatu hal yang salah berulang2 kali! ya kan? hikssss sayang nya kesadaran ku terkadang hilang timbul hiks hiksss

Kesadaran yang sangat besar dibutuhkan buat kita sebagai seorang mahasiswa/i yang sekarang ini dalam perjalanan menuju akhir kuliah nya, dan dalam persiapan menuju hari2 kerja yang telah menunggu di depan mata. Kesadaran dalam belajar tentunya yang sangat besar sekarang ini di tunjukkan dan dibutuhkan.

OK! teman2 seperjuangan ku ayoooooo.... Smangaaattt!!!!
cayyyyooooooo kita pasti bisa! menyelesaikan tugas kita sebagai mahasiswa yang baik.
Ok! see U all
Mood ku dah baek lagi nih hehehehe bye bye....
muaaaaachh..... (^_^) v